Nganggung, Sebuah Tradisi Unik di Bangka Belitung

tradisi-nganggungIndonesia merupakan Negara Kepulauan terbesar di dunia, kita wajib bangga tentunya. Sekitar 17.000 lebih pulau yang terdapat di sepanjang wilayah kedaulatan NKRI, ratusan bahasa daerah yang dipersatukan dengan Bahasa Indonesia serta keanekaragaman suku dan budaya yang ada menjadi kesempurnaan bagi sebuah Negara.
Nah, pada kesempatan ini kami membahas tentang salah satu kepulauan yang sangat indah dari sekian ribu pulau, yaitu Bangka Belitung.

Hmm… Anda Tentu tidak asing lagi bukan?

Berbicara tentang pantai-pantai yang ada di pulau penghasil timah ini seakan-akan mengajak Anda untuk mengunjunginya kembali dan mengatakan “Ini lah pantai Indonesia!”.

Silahkan bagi Anda yang ingin bernostalgia tentang pantai yang ada di negeri Laskar Pelangi ini. tetapi kali ini kita akan melihat keunikan yang ada di Pulau Bangka Belitung yaitu Tradisi Nganggung.

nganggungNganggung merupakan tradisi yang sudah lama turun temurun di masyarakat Bangka Belitung yang biasanya dilakukan pada Hari Besar Islam seperti Maulid Nabi Muhammad SAW, Idul Fitri, Idul Adha dan hari besar Islam lainnya.
Dengan membawa makanan lengkap di atas dulang (talam) yang ditutup dengan tudung saji yang berisi makanan yang seperti kue, nasi beserta lauk-pauknya dan buah-buahan. Pada hari raya Idul Firi atau Idul Adha dulang juga diisi dengan hidangan ketupat.

Acara Nganggung akan dimulai dengan mendengarkan nasehat dari pemuka agama, kemudian diikuti dengan dzikir bersama. Setelah dzikir pemuka agama akan memimpin masyarakat dengan doa, baru kemudian masyarakat menikmati hidangan yang telah dibawa.

Menikmati hidangan tidak kaku dan monoton, Anda boleh menikmati semua hidangan yang ditutup dengan tudung saji gabungan warna merah, kuning dan hijau ini.

Tradisi Nganggung juga disebut dengan adat Sepintu Sedulang yang berarti tiap rumah membawa satu dulang. Tradisi ini menunjukkan bahwa masyarakat Bangka Belitung semangat bergotong royong sebagai bukti memiliki tali persaudaraan yang erat sehingga momen ini lah yang menjadikan silaturahmi masyarakat tetap terjaga.

Bagi Anda yang ingin melihat atau mengikuti tradisi Nganggung secara langsung, Anda harus berkunjung atau mengikuti tou Bangka Belitung di waktu yang tepat di Hari Besar Islam seperti Idul Fitri atau hari-hari besar kegamaan lainnya.

Tidak hanya di pedesaan, tradisi ini dilakukan juga di perkotaan seperti Kota Pangkal Pinang dan Kota Sungailiat.

Anda bisa mengunjungi masjid-masjid yang terdapat di pinggir jalan raya kota dan tidak lupa mengabadikan dengan kamera tradisi unik yang terdapat di Bangka Belitung ini.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan